Diperkosa Preman Kampung Dan Jadi Maniak Seks


Diperkosa Preman Kampung Dan Jadi Maniak Seks - Aku masih berumur 17 tahun bentar lagi aku menginjak usia ke 18 tahun, saat ini aku masih kelas 2 SMA tinggi badanku 165 cm. Aku memiliki ukuran bra 34 B, aku juga terlalu memikirkan besar buah dadaku, aku terlahir di lingkungan yang baik dimana aku belum mengerti soal seks sampai suatu ketika peristiwa itu terjadi pada diriku.

Sebenarnya aku sedikit khawatir karena jalan tersebut biasanya cukup sepi apa lagi pada pukul 5.30 sore seperti ini. Aku pulang telat karena ada acara osis setelah pulang sekolah tadi.

hai neng cantik.” celetuk seorang yang sepertinya preman.

Aku tak menghiraukannya dan berjalan lebih cepat.

yah cantik-cantik kok sombong sih neng.” katanya lagi dan berjalan mengikutiku dari belakang.

Aku berlari menjauhi dia dan setelah beberapa meter aku mencoba menoleh kebelakang untungnya orang itu sudah tidak kelihatan.

huft untung aja gak ngikutin.” pikirku.

Tapi tiba-tiba ada yang membekap mulutku dan kemudian tubuhku juga di tangkapnya sehingga aku tidak dapat bergerak. Aku berusaha meronta ronta tapi apa daya tubuh kecilku tak berpengaruh sama sekali mengahadapi tubuh kekarnya.

Dia menyeretku menuju sebuah gedung yang sudah tidak terpakai lagi, sehingga daerah di sekitarnya juga tak ada pemukiman.

Setelah memasuki gedung tersebut dia membawaku masuk ke sebuah ruangan. Cukup besar juga 6x6 meter dan juga terdapat sofa dan meja meskipun terlihat kotor dan rapuh. Aku di lemparkannya ke sofa tersebut.

Aaawwh..” aku teriak kesakitan.

Sofa itu sudah banyak sobek di sana sini serta cukup keras sehingga membuat badanku kesakitan apa lagi sedari tadi aku di bekap dengan keras oleh dia.

tenang aja cantik ga bakal sakit kok kalau kamu ga ngelawan.”

saya mohon pak lepaskan saya, akan saya beri semua uang saya.” kataku sambil terisak menangis.

aku lagi ga butuh uangmu aku butuh kamu sayang” dia mendekati sofa yang kududuki.

Dengan tubuh kesakitan aku mencoba bangkit berlari tapi refleknya cukup cepat dan mendorongku lagi ke sofa.

jangann pak aku mohon..” ucapku memohon.

tenang aja neng enak kok.” ucapnya sambil memelukku dengan tubuh gelap dan kekarnya serta tato di sebagian tubuhnya.

Dia memiliki wajah sangar yang menyeramkan.

lepas kan paak..” aku berusaha memberontak.

Tapi dia terus memelukku dengan erat serta mencoba menciumiku.

Emmhhh… mmmmhh” aku menutup bibirku erat-erat tapi dia terus menciumiku dan memegang daguku dengan keras sehingga memaksa mulutku terbuka
“Eeeemm eemmmhh..”

heeemmm..

Dia terus menciumi bibirku serta menjilati mulutku.
Aku berusaha menolaknya tapi lama kelamaan ada perasaan aneh dalam diriku, jantungku berdebar debar dan ada perasaan aneh yang belum pernah kurasakan.
Lama kelamaan aku tanpa sengaja menikmati ciuman tersebut.

heeemmm… sseeeessshh.

Entah kenapa tanpa sadar aku membalas ciumannya. Kami saling melumat aku memejamkan mataku menikmati setiap kali mulutku di jelajahi lidahnya. Lidah Kami saling berpautan.

Hmm gimana enak kan neng ciumannya…?” ucap nya.

Bagai disambar petir setelah mendengar hal tersebut kesadaranku kembali dengan jantung yang masih berdebar aku mendorongnya kemudian lari, tapi baru sampai pintu dia menarik bajuku sehingga aku terjatuh kebelakang.

Baca Juga : Gadis Cantik SMA Yang Ketagihan Ngeseks


Aaaawwh…”, aku mengalami benturan yang cukup keras di kepala sehingga membuatku sedikit pusing.

makanya jangan lari, aku gak bakal main kasar kok kalau kamu nurutin aku.” ucap nya sambil membawaku ke sofa lagi.

Dengan benturan di kepala membuat aku tak berdaya. Preman itu mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan mengarahkan tepat di depan leherku.

oke sekarang kita rubah aturanya, kalau sampe kamu ngelawan lagi jangan salahkan aku kalau pisau ini menancap pada lehermu.

aku semakin ketakuan…

hikss.. iya pak.” Dengan sedikit menahan air mataku.
ohh iya jangan panggil pak, panggil aja mas. Oh iya nama kamu siapa cantik”.
hiksss.. Na.. nama saya Pinny mas
wah cantik juga ya namanya kayak wajahnya.” preman itu membelai pipiku.
hiiksss hiiiiksss hiiiiksss” aku terus menangis.
udah dong cantik jangan nangis apa mau pisau tadi lagi…?” ucap nya.
eh eh iya mas” aku berusaha menahan air mataku.
Nah gitu kan bagus, ayo senyum pasti kamu cantik”.

Dengan sedikit di paksakan aku berusaha untuk tersenyum……

wahh wahh, manis banget kamu. Rejeki nomplok emang nih” katanya tertawa sambil meraba payudaraku.

wah gede nih gak nyangka dapet bonus toge nih.” lanjutnya tertawa.

ssssseeesshhhhhh…

Preman itu mulai meremas-remas, pada awalnya aku merasa risih, tapi lama kelamaan perasaan geli dan aneh mulai muncul kembali.

huff mas udaahhhhh
udah apanya sayang…?
itu tangannya.”
emang kenapa tanganku…?
remas aaahhh geli masss
tapi enak kan…?

Aku memejamkan mata dan mendesah tanpa sadar menikmati remasan tersebut.
Ketika aku membuka mata ternyata kancing seragamku sudah terbuka semua, dengan reflek aku menutup payudaraku yang masih tertutup bra biru muda.

eh eh tangannya awas… apa kamu mau pisau…?

Dengan terpaksa aku menurunkan tanganku dan dengan leluasa dia memandangi payudaraku.

ukuran berapa nih neng…?” ucap preman itu sambil melanjutkan meremas payudaraku dengan hanya terhalangi bra.

"Ssseessssshh gatau mass
ayo jujur, kalau gak kamu tau kan akibatnya…?
sssssessshhh ii… iya iya eeemmhh… 34B.”
wah mantep nih apa lagi kalau di kenyot.

Dia langsung menyingkap braku ke atas sehingga memperlihatkan pemandangan indah dua buah gunung kembar dengan puting yg berwarna sedikit merah muda dan dengan puncak yang berdiri tegang.

eneng udah sange ya sampe tegang gini putingnya. enak ya…?

Dia menghisap puting sebelah kiriku. Terus menghisap dan sesekali menggigit membuatku tak berdaya hanya bisa mendesah dan meremas sofa tersebut.

jawab dong kalau aku tanya!!” perintahnya.
ehh… ii… iya bang” jawabku.
iya apanya…?” tanya nya lagi.

sssseeessshhhh… iya enak mas” dengan wajah merah padam dan malu-malu aku berkata seperti itu.

nah gitu dong”, dia lanjut menghisap putingku dan memainkan yg sebelah kanan.

Hal tersebut membuatku semakin tak karuan, hanya desahan yang keluar dari mulutku dan ada perasaan aneh yang tak pernah kurasakan.

Setelah puas dengan dadaku dia trus menciumi perutku dan kemudian dia menyuruhku untuk melepaskan rok abu-abuku. Aku sangat takut, karna jika aku lakukan hal itu maka semua hal tersebut akan terjadi. Melihat aku yg sedikit ragu dia ganti menyuruhku untuk mengulum penisnya.


Aku kaget bukan kepalang, bahkan tidak tau bagaimana caranya.
Dia menyuruhku jongkok d depan sofa tempat dia duduk dan menyuruh melepaskan celananya. Aku ragu tapi dia menarik tanganku tepat di gundukan yg menyembul di selangkangannya.

Awalnya mengusap usap kemudian dia menurunkan celananya sehingga nampak penis hitamnya yg berdiri tegak di hadapanku yang membuat ku merinding karna belum pernah melihat benda itu.

wah kok takut gitu gak pernah liat ya” ucapnya sambil menyuruhku mengocok dengan tangannya.

ssssseesssshhh…… enakk, ada bakat kamu pinter ngocok” ucapnya saat aku mengocoknya.

sekarang ciumin!” perintahnya.

Dengan ragu dan takut aku mencium ujung penisnya yang mengeluarkan cairan bening.

ayo sekarang hisap” katanya dengan tiba-tiba sambil memasukkan penisnya kedalam mulutku.

Uhukkk” aku kaget dan bingung.
hisap!” perintahnya.

Dengan takut aku mulai mengisapnya. Ada rasa asin dan rasa aneh bercampur. Beberapa menit aku menghisapnya hingga menjadi terbiasa dengan rasa dan bau itu. Aku juga menggerakkn kepalaku maju mundur serta menjilati ujung penisnya.

Perasaan jijik dan takut yg sebelumnya kini sirna semua tergantikan dengan perasaan aneh yang membuatku kecanduan.

ssseesssshhhh… dasar lonte ternyata doyan juga lo.

Kata kata kasarnya entah kenapa membuatku semakin bergairah menghisap penisnya

aaaaahh… ooooohh terus say” ucapnya sambil memegang kepalaku dan menggerakkan pinggulnya hingga membuatku tersedak.

aaaaahh Pinny gue keluarr aaaahhh…” desahnya. Cairan kental dan terasa aneh memenuhi mulutku.

telan semua awas kalau ada yang lo keluarin” bentak nya.

Mendengar itu dengan terpaksa aku menelan semua carian yang terasa aneh tersebut.

gluukk gluukk”, kemudian menjilati sisa sisa carian di ujung penisnya.

wah lu pinter juga ya, ada bakat ngoral juga lu.” ucap nya sambil tertawa.

Saat aku berdiri dia langsung mendorongku duduk di kursi dan jongkok didepanku kemudian menarik keatas rok ku hingga celana dalamku kelihatan.

wah wah lo basah juga ya.”

kasian nih kalau cd lo basah mending gue lepas ya” dia menarik turun dan entah kenapa aku reflek menaikkan bokongku saat dia menurunkan cd ku.

wah memekmu cantik bener nih” ucap nya.
aku berusaha menutup kakiku tapi lngsung di halanginya.
Dia ciumi pangkal paha dan di sekitar vaginaku.

aaaaaahhhh ssseeessshhh..
Rasa geli aneh dan nikmat bercampur menjadi satu. Desahanku terus menjadi jadi karena rasa nikmat yg amat sangat, aku menggeleng gelengkan kepala merasakan hal itu.

Di ciumi dan di jilati tempat itu
sluuupp sluuuppp
aaaaahhhss udah bangg...
Dia terus menjilatinya dan memasukan jari ke vaginaku dan mengocoknya.

ooouuuhh… bang… udah bangg aku udahh…” racau ku tak karuan.

Dan akhirnya. “aaaaaahhhhh…”.

Semua cairan milikku tersembur keluar, dan ada perasaan yang belum pernah aku rasakan.
Badanku terasa ringan dan ada Kenikmatan yang paling nikmat kurasakan.
Semua cairanku di telannya tanpa tersisa, di jilatinya vaginaku.

hheeemmmhh… ooooohhhh…” desahku. Tubuhku langsung terkulai lemas.

wah wah wah… ternyata lo keluar, enak kan?” Tanyanya sambil tertawa…

Aku menutup wajahku yang merah padam. Tidak ku sangka aku menikmati hal memalukan tersebut.
Tiba-tiba preman itu melebarkan kakiku yang masih lemas. Dan mendekatkan penisnya ke vaginaku. Dia menggesekkan penisnya hingga membuatku merasa aneh lagi.

aaaahh… bang udah bang
apanya yg udahan neng…?
itu eeeeemmhhh… jangan di gesekin lagi bang lepasin saya
wah wah jadi kamu udah pengen ya oke deh

Dia menempatkan penisnya tepat di depan lubangku. Perlahan aku merasakan batang penis itu masuk…

aaaaaaawwwwhhh bangg…
penis nya mulai menyeruak masuk hingga setengah dia langsung menghentakkan pinggulnya dan …

Jleeeebbb…

Aaaawwhhhhh… Saaaakittt

Batang penis itu mengisi setiap tempat di vaginaku. Benda yang panjang itu merobek selaput darah yang selama ini aku jaga.
Aku mencakar punggungnya karena kesakitan dan reflek air mataku menetes menahan sakit tersebut.

udah neng sakitnya cuma bentar kok ntar abang bikin enak” dia menahan penisnya di vaginaku. Terasa penuh dan panas. Beberapa saat kemudian dia menggerakkan pinggulnya.

aaaaahhh… aaaaawwhh ooooohh…

Dia terus menggerakkan pinggulnya. Sekali dua kali dan kemudian semakin lancar meski pada awalnya agak perih tapi lama kelamaan rasa perih itu hilang dan berganti dengan perasaan aneh dan nikmat. Erangan kesakitanku kini berubah menjadi desahan kenikmatan.

aaaaahh… oooohhhhh… aaaaaahh…

Dia terus menggenjotku dan meciumi bibirku dan ku sambut dengan membalas ciuman.

Ooohh bener-bener maknyos deh memek lu
ssssseeesssshhh… hhheemmmm… terus bang
aaahh kenapa enak ya
ooouuuhhh… iya bang terus ahh

Aku ikut menggerakkan pinggulku.
Beberapa saat kemudian dia mengajak ganti gaya dengan doggy style.

plokk plokk plookk” suara hentakan pahanya dengan pantatku dan semakin terasa nikmat.
Dia menciumi leherku, Meremas dadaku dari belakang.

aaaaahhh… bang ayo bang truss ahhh…

Entah kesadaranku hilang kemana, aku mengeluarkan kata-kata yang memalukan aku terus menggoyangkan pinggulku seirama dengan gerakannya.

aaaaaahh… bang aaaaaaahh…” aku sekali lagi keluar dengan hebatnya.

aaaaahhh… aaaaaaahh… aku juga sayaang

Croot…croottt…crrooootttttt…

Vaginaku terasa penuh dan hangat aku merasa preman itu menyemprot berkali-kali hingga lemas. Walaupun aku awalnya di perkosa entah kenapa aku menikmati kejadian tersebut dan vagina terus berkedut setiap membayangkan hal tersebut.

0 comments:

Posting Komentar